Arie Tunggal, S.T., M.Kom, Marketing & Business Development Manager MNP menjelaskan bahwa konsep kerja sama Link & Match dengan berbagai industri yang dilakukan secara aktif akan menjadi tulang punggung pembelajaran vokasi. “Dalam inisiasi awal, penandatanganan kerja sama dilakukan dengan Dyandra Promosindo, KGXpress, PT Multimedia Digital Nusantara, Growth Center, Brown Bag Films, Ironbird Logistic, Hotel Santika, Agate, dan Loket. Selain mitra industri, MNP juga menginisiasi kemitraan akademik dengan 10 SMA dan SMK dalam hal studi lanjut bagi guru dan siswa, penyusunan kurikulum berkesinambungan maupun pengembangan program D2 Fast Track,” ungkap Arie.
Kampus MNP yang berlokasi di Gading Serpong ini dibangun di atas lahan seluas 80.000 m2 dengan bangunan kampus seluas 13.300 m2 dan terdiri dari lima lantai. Kampus ini menjadi pengembangan awal wilayah terpadu industri dan pendidikan atau teaching industry. Kawasan terpadu ini dinamakan Teknopolis 8 dan menjadi rencana induk pengembangan Yayasan Multi Media Nusantara berikutnya. Acara peresmian luring dihadiri secara terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Secara daring, tamu hadir dari berbagai instansi yang sebagian besar adalah rekan kolaborasi MNP ke depannya.
Dengan semangat “Kolaborasi bagi Vokasi Indonesia”, peresmian ini menjadi tonggak awal MNP dalam berkolaborasi dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di tingkat global. Kolaborasi ini sekaligus menjadi pemaknaan MNP dalam merayakan HUT kemerdekaan RI ke-76 yang mengusung semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.
