Urban Studies UPJ Hadirkan Pakar Urban Jerman Prof. Dieter Genske

Bank dunia memperkirakan sebanyak 220 juta penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan pada 2045.  Jumlah itu setara dengan tujuh puluh persen dari total populasi di tanah air.  Angka prediksi yang tinggi ini perlu menjadi perhatian para pemimpin dalam membangun perkotaan yang tumbuh sebagai kota yang layak dan berkelanjutan. Infrastruktur, fasilitas umum, keterbatasan lahan, transportasi publik dan lingkungan sosial yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warganya. 

Kompleksnya perencanaan pembangunan kota di masa depan membuka peluang yang semakin besar khususnya perguruan tinggi untuk berkontribusi.  Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) melalui program Humboldt Kolleg: Urban Partnership Melting Pot  akan membahas isu pembangunan urban dengan menghadirkan Prof. Dieter Genske, pakar urban dari Jerman sebagai pembicara kunci.

Read More

Prof. Dieter Genske saat ini bekerja sebagai profesor geotechnical engineering and urban redevelopment di Nordhausen University of Applied Sciences dan mengajar sebagai profesor tamu di Universitas Liechtenstein. Selain sebagai akademisi, profesor yang pernah meraih Europian Scholar Prize tahun 2021 ini, juga terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti proyek “EnergieWerkStadt” yang ditugaskan langsung oleh European Fund for Regional Development.  Salah satu bukunya yang banyak didiskusikan  yang berjudul “Urban Land: Degradation – Investigation – Remediation”.  Buku ini berbicara mengenai lahan perkotaan sebagai topik kunci yang perlu diperhatikan mengingat terjadinya peningkatan urbanisasi yang tinggi di dunia. Menurut Genske, tekanan yang meningkat pada sumber daya, terutama di lingkungan perkotaan, menuntut kesadaran seluruh sektor teknis dan politik agar tercipta solusi yang dapat diterapkan. Ekstraksi sumber daya, produksi limbah, dan konflik dalam alokasi lahan dapat menyebabkan degradasi lahan perkotaan. Selain itu, menurutnya, efek yang dialami tidaklah terbatas pada daerah perkotaan saja tetapi berdampak bagi pedesaan. Melalui buku ini, Genske membahas secara detail mengenai degradasi, investigasi, dan remediasi lahan perkotaan, dengan harapan lahan perkotaan, termasuk sumber air dan sumber daya alam lainnya, dapat dimanfaatkan dengan cara yang tepat agar pembangunan berkelanjutan dapat tercapai.

Kehadiran Prof. Dieter Genske menunjukan komitmen Kampus UPJ dalam berkontribusi terhadap pengembangan konsep perkotaan di Indonesia. Pertukaran ide dan gagasan tentang pembangunan perkotaan akan dibahas lebih mendalam bersama para pakar dan pemangku kebijakan pada Januari 2022 nanti. 

Related posts